Beasiswa Bank Indonesia menyeleksi mahasiswa yang unggul secara akademik sekaligus punya pengalaman aktivitas sosial dan kesiapan menjadi bagian dari komunitas GenBI. Sebagai mahasiswa Aktuaria ITS tahun keempat pada waktu itu, persiapannya sejauh merapikan rekam jejak organisasi, menyusun berkas sesuai skema persyaratan yang diminta, dan memahami peran Bank Indonesia serta Generasi Baru Indonesia (GenBI) sebelum wawancara.
Beasiswa ini bukan hanya bantuan biaya kuliah; ia mengajak kita ikut terjun langsung untuk masyarakat lewat GenBI, khususnya dalam hal edukasi kebanksentralan dan ekonomi.
Pastikan skema yang dibuka (pada tahun 2026 hanya dibuka skema Reguler saja, tanpa Unggulan), batas usia, minimum SKS dan IPK, serta jadwal kampusmu. Karena Bank Indonesia juga biasanya langsung berkoordinasi dengan kampus masing-masing untuk pengoordiniran berkas pendaftaran sebelum seleksi berkas, sehingga jadwal dan timeline antarkampus bisa jadi berbeda. Di ITS, informasi dan pendaftaran dibagikan lewat My ITS Student Connect dan kanal sosial media resmi milik Ditmawa ITS yaitu .
Siapkan formulir biodata A.1, resume, motivation letter, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Kartu Keluarga (KK), dan transkrip. Pada periode 2025, Skema Unggulan menambah motivation letter beserta rencana karier dalam bahasa Inggris dan sertifikat TOEFL atau IELTS. Hal ini juga sebenarnya bisa menjadi portofolio dan dokumen tambahan kalau memang yang diikuti atau yang dibuka pada saat pendaftaran adalah skema Reguler saja. Bank Indonesia juga meminta surat rekomendasi tokoh akademik yang boleh dipersiapkan dan diajukan kepada Kepala Departemen/Dekan Fakultas/Dosen Wali yang memiliki keterkaitan akademik dengan kalian. Selain itu, ada beberapa berkas juga seperti surat-surat pernyataan bermaterai yang telah disediakan Bank Indonesia untuk kalian lengkapi dan diberikan tanda tangan sebagai salah satu syarat pemberkasan yang harus dikumpulkan. Untuk skema Reguler, siapkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh paling rendah Rukun Warga (RW0 tempat tinggal masing-masing. Kemudian didukung dengan slip gaji orang tua terbaru serta bukti pendukung lainnya seperti bukti pembayaran listrik terakhir, bukti pembayaran air terakhir, dan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Berkas dikumpulkan ke pihak kampus dan diseleksi di kampus, lalu pendaftar yang lolos diwawancarai langsung oleh Bank Indonesia. Pelajari beberapa aspek berikut sebelum hadir di jadwal interview, yaitu mengenai Bank Indonesia, Kebanksentralan, Generasi Baru Indonesia (GenBI), dan tentang Diri Sendiri. Pastikan juga hadir tepat waktu (paling lambat 15 menit sebelum jadwal interview), menggunakan pakaian rapi dan sopan bersepatu, serta membawa berkas-berkas fisik (asli maupun copy) yang diminta oleh pihak Bank Indonesia. Mengenai Bank Indonesia, pelajari lebih jauh tentang apa itu Bank Indonesia dan bagaimana fungsi dan wewenangnya di pemerintahan. Selain itu, ketahui visi dan misinya, pilar, sejarah, nama Gubernurnya, serta produk-produk ekonomi-finansial yang berkaitan dengan Bank Indonesia seperti QRIS, BI Fast, dan uang emisi. Mengenai pengetahuan kebanksentralan, perdalam pemahaman mengenai perbedaan antara Bank Indonesia dan OJK, perbedaan bank sentral dan bank umum, kebijakan moneter (terbaru/sejauh ini), inflasi, suku bunga, dan cara mengatasinya. Mengenai pengetahuan GenBI, pelajari komunitas seperti apa GenBI beserta visi dan misinya, asal-usul berdirinya, pilar/tujuan, program-program yang sudah pernah ada, program yang ingin kamu usulkan jika dinyatakan menjadi awardee beasiswa BI, serta masukan untuk GenBI kedepannya. Mengenai pengetahuan diri, kenali lebih dalam dirimu sendiri serta CV, motivation letter, dan portofolio yang kamu submit
Awardee otomatis menjadi bagian dari GenBI: pelatihan kepemimpinan, program pengabdian masyarakat, fasilitas mempersiapkan karir melalui talkshow dan sertifikasi, dan literasi kebanksentralan. Bantuan Rp1 juta (Reguler) per bulan, hingga dua semester.
Beasiswa ini paling bermakna ketika dipandang sebagai amanah untuk berkontribusi, bukan hanya bantuan biaya.